Wajib Berbusana Muslim di sekitar Masjid Agung
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Bupati Achmad, menetapkan wajib ber Busana Muslim di sekitar kawasan Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian . Hal itu untuk menjadikan masjid kebanggaan di negeri seribu suluk itu sebagai rumah Allah untuk kegiatan ibadah umat Islam dari berbagai penjuru.
Hal itu disampaikan Bupati Achmad beberapa waktu lalu. Ia menghimbau, masyarakat yang akan berkunjung dan melihat secara dekat kemegahan Masjid Agung akan diberlakukan sistem pengawasan, supaya pengunjung berpakaian sopan.
“Siapa pun tidak kita batasi untuk berkunjung ke Masjid Agung, tetapi selaiknya saat berkunjung ke Mesjid Agung tsb, memakai busana sopan yang menutup aurat,” himbaunya.
Menurutnya, masjid adalah rumah Allah yang harus dihormati oleh umat-umatnya. Apalagi Masjid Agung merupakan lambang kebanggaan masyarakat negeri seribu suluk yang selama ini difungsikan selaku center kegiatan syiar Agama Islam.
Supaya himbauan ini diindahkan, di sekitar kawasan Masjid Agung tsb, telah dipasang beberapa plank himbauan yang meharuskan pengunjung mengenakan busana Muslim ketika memasuki kawasan itu.
Masjid Agung yang dibangun dengan menggunakan dana multiyears ini, telah dipakai untuk bermacam kegiatan syiar Islam, seperti Shalat Lima waktu, Shalat Tarawih pada Bulan Ramadhan, dan kegiatan keagamaan lain yang melibatkan masyarakat umum seperti Takbir Akbar di hari-hari tertentu.
Masjid ikon Rohul memiliki arsitektur serupa masjid di tanah Arab, dan berdiri di areal seluas 22 hektar, dan juga mempunyai kapasitas sekitar 10.000 jemaah. Telah direncanakan juga, kawasan itu juga dilengkapi sarana kegiatan ibadah yang berhubungan dengan Islam, seperti air mancur, komplek menasik haji, dan plasa yang dapat menampung 2.500 jemaat. Di bawahnya, akan dibangun juga shopping center bernuansa Muslim.
Menara yang berketinggian 99 meter, ikut dibangun 5 tingkat yang berisikan sejarah berdirinya Rohul dan pendirinya, serta profil budaya Rohul. Kemudian perpustakaan sejarah Islam, dan sejarah berdirinya Islamic Center, dan lantai 5 dibangun juga restoran.
Dan juga turut didirikan komplek perumahan pengelola masjid, narasumber, dan tamu-tamu VIP. Kemudian bangunan pendidikan mulai dari PAUD hingga SLTA. Kawasan akan ditanami pohon-pohon buah-buahan.
Pembangunan ikon Rohul, yang merupakan simbol kekuatan Islam akan menghabiskan dana anggaran sekitar Rp300 miliar.
“Kita harapkan, masyarakat turut memakmurkan Masjid Agung, karena selain sebagai ikon kebanggaan, masjid selaku pusat syiar Islam yang akan mempererat tali silaturrahmi,” tutup Bupati Achmad.
source : riauterkini.com
Top Banget, Indonesia Siap Jadi Trend-Setter Busana Muslim Dunia
Memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia kini menjadi sorotan untuk urusan tren berbusana Muslim. Hal ini diungkapkan oleh Dian Pelangi, seorang desainer muda.“Indonesia sudah jadi trend setter busana Muslim dunia, banyak orang Arab yang cari busana Muslim ke sini, misalnya ke Tanah Abang dan Bandung,” katanya.
Kondisi ini, menurut Dian, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan memunculkan signature style ala Indonesia, seperti pemakaian bahan batik, tenun, songket dan jumputan.
Jangan sampai ciri khas negara ini lagi-lagi diambil oleh negara lain karena kita terlambat menyadari bahwa negara ini begitu penuh gaya.
Sebagai seorang desainer Muslim, tantangan terbesar bagi Dian adalah menyiasati karyanya agar tetap sesuai dengan pakem berhijab. Busana rancangannya menjadi alat untuk menyiarkan Islam secara fleksibel dan tidak kaku.
Keinginan untuk menjadi trend-setter busana Muslim dunia pun terus dijajaki oleh para pelaku dunia mode Indonesia, khususnya untuk para penggiat busana Muslim. Mereka, misalnya, mengadakan ajang pergelaran busana Muslim bekerja sama dengan Malaysia yang diadakan setiap tahun.
Ini Dia Tren Fashion Busana Muslim 2012
Memasuki tahun 2012, desainer muda Dian Pelangi memprediksi akan banyak sekali permainan warna dalam tren berbusana muslim. Warna-warna yang sebelumnya jarang muncul, seperti shocking pink akan jadi populer. Setelah tahun-tahun sebelumnya para desainer muslim masih memilih warna aman- seperti cokelat dan warna-warna pastel-, kini mereka banyak mengeluarkan koleksi warna terangnya.
Ada pula permainan tabrak warna, yang sudah lama menjadi ciri khas rancangan Dian Pelangi sejak 2009. Para pencinta fashion bisa memadukan warna-warna yang ‘berani’ ini dengan warna lain yang lebih ‘kalem’ seperti hitam, krem, dan coklat. Pemilihan motif untuk busana muslim juga menjadi lebih beragam. Motif-motif geometris, abstrak, gradasi, tye dye, dan jumputan akan semakin marak. “Motif-motif yang unik dan aneh aku prediksi akan banyak muncul,” katanya.
Di sisi lain, model busana Muslim konvensional seperti gamis dan abaya akan semakin ditinggalkan oleh para Muslimah muda. Dian mengatakan, saat ini pemakai busana Muslim, khususnya anak muda sudah lebih sadar fashion. Mereka bahkan banyak yang ahli padu padan agar penampilan tidak lantas membosankan.
Gaya berkerudung saat ini pun sudah bermacam-macam dan mudah ditiru. Dian mengakui, kocek yang dikeluarkan untuk bergaya ala street style memang lebih mahal. Tapi hal ini bisa diakali dengan membeli busana yang multifungsi, sehingga bisa menghemat. Misalnya, pilihlah baju yang bisa dimodifikasi menjadi beberapa model. Bisa juga diakali dengan membeli kerudung yang bisa dikreasikan menjadi bermacam-macam bentuk.
Celana juga akan menjadi outfit yang muncul dengan berbagai macam model. Harem, jodphur, badwings, menjadi must have items yang bisa diburu. Muslimah sendiri, menurut Dian, sudah semakin enggan menggunakan tight jeans yang sempat populer. Mereka akan memilih celana model longgar yang lebih nyaman dan tetap modis.
Untuk pemilihan aksesoris, cincin-cincin berukuran besar akan mengambil alih tren di tahun ini. Sedangkan gaya berkerudung yang akan jadi tren adalah model turban, berupa sejuntai kerudung yang dililit-lilit di kepala. Model ini sudah sejak dulu populer di Mesir dan negara Timur Tengah. Jika ingin mengikuti gaya ini, pilihlah bahan yang tidak panas seperti lycra, sehingga bisa diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari.